Pengumuman Nilai Mata Kuliah 19 Agustus 2019; Pendaftaran Mahasiswa Baru 14 Februari - 7 Agustus 2019; Registrasi Mata Kuliah 10 Juni - 28 Agustus 2019; Pendaftaran Ujian Online Mata Kuliah Ulang 10 Juni - 2 September 2019;

Pembayaran Uang Kuliah 10 Juni - 3 September 2019; Registrasi TTM Atas Permintaan Mahasiswa 10 Juni - 4 September 2019; Aktivasi Tutorial Online dan Pengisian Form Kesediaan 1 Agustus - 16 September 2019;

 

 

PELATIHAN “ PENGENALAN BISNIS ONLINE “ MAHASISWA UT JEMBER

PENERIMA BEASISWA CSR DAN PROGRAM BANYUWANGI CERDAS

 

Dalam rangka meningkatkan soft skill bagi mahasiswa penerima beasiswa CSR dan Program Banyuwangi Cerdas (PBC), UT Jember menyelenggarakan Pelatihan Pengenalan Bisnis Online. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada Selasa, 30 April 2019 di Ruang Pertemuan Pokjar Mabadiul Ihsan – Karangdoro Kabupaten Banyuwangi. Sebagai narasumber Dafit Fakurrohman, S.Pd. M.Pd yang merupakan seorang praktisi bisnis online sekaligus pemilik perusahaan Ardhana Food. Ardhana Food merupakan salah satu dari sekian banyak perusahaan makanan ringan berupa keripik jamur merang dan keripik pare yang dipasarkan secara online. Hadir pula Direktur UT Jember Prof. Dr. Mohammad Imam Farisi, M.Pd dan Pengurus Pokjar Mabadiul Ihsan – Karangdoro, Gus Rohmatullah serta 80 mahasiswa penerima beasiswa CSR dan Program Banyuwangi Cerdas .

karangdorodua191 5karangdorodua191 1karangdorodua191 4

Pengurus Pokjar Mabadiul Ihsan – Karangdoro, Gus Rohmatullah dalam sambutannya menyampaikan bahwa mahasiswa penerima beasiswa baik CSR dan PBC merupakan kader-kader pilihan. Disebut sebagai kader pilihan karena tidak semua lulusan SLTA memiliki kesempatan untuk menerima beasiswa sehingga dapat merasakan bangku kuliah tanpa biaya. Oleh karena itu, mahasiswa yang telah mencapai IPK diatas 3 perlu dipertahankan dan ditingkatkan lagi hingga mencapai indeks 4. Namun, bagi yang masih di bawah 3 bahkan di bawah 2,5 perlu belajar lebih keras lagi. Perlu ditingkatkan lagi motivasinya untuk meraih prestasi akademik yang lebih baik. Melalui media Pembimbingan Akademik dan Pelatihan Mahasiswa inilah diharapkan mahasiswa lebih semangat dan termotivasi dalam belajar. Pengurus Pokjar juga menyampaikan ucapan terima kasih yang setingggi-tingginya kepada Narasumber, Panitia, Staf dari UT Jember dan berpesan kepada mahasiswa untuk menyimak dengan sebaik-baiknya dan kemudian menerapkan pengetahuan yang didapat dari pelatihan ini dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan diawali dengan Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Pondok Pesantren Mabadiul Ihsan – Karangdoro. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Direktur UT Jember Prof. Dr. Mohammad Imam Farisi, M.Pd. Pada sambutannya Direktur UT Jember menegaskan lagi apa yang telah disampaikan oleh Pengurus Pokjar Mabadiul Ihsan – Karangdoro, yakni fakta bahwa mahasiswa yang mendapatkan beasiswa adalah orang-orang pilihan. Hal tersebut harus ditanamkan dalam diri tiap mahasiswa sehingga memiliki rasa tanggungjawab dan terima kasih yang tinggi kepada pemberi dana. Salah satu bentuk tanggungjawab dan rasa terima kasih tersebut dapat diwujudkan dengan berusaha mencapai IPK yang tinggi. Karena faktor biaya sudah bukan merupakan kendala seharusnya mahasiswa lebih fokus dalam belajar. Menurut Direktur UT Jember, Lembaga pondok pesantren merupakan institusi mandiri yang dikenal dunia mampu mencetak wirausaha mula dan generasi yang cerdas secara intelektual, emosional dan spiritual. Oleh karena itu, di masa yang akan datang UT Jember akan fokus memberikan pelatihan kepada mahasiswa dengan tema yang nantinya dapat melahirkan wirausaha-wirausaha muda. Setelah menyampaikan sambutan dan memberikan motivasi dan semangat kepada mahasiswa, Direktur UT Jember kemudian membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Kemahasiswaan.

karangdorodua191 2karangdorodua191 3

Materi Pelatihan disampaikan dengan apik dan menarik oleh Dafit Fakurrohman, S.Pd. M.Pd. Pengalaman narasumber selama bertahun-tahun menggeluti dunia bisnis online mampu memukau mahasiswa. Di sela-sela penyampaikan materinya, narasumber menceritakan bagaimana jatuh bangun dan kegagalan yang telah dialami dalam membangun bisnis online yang dimilikinya hingga dapat berkembang sampai saat ini. Menurutnya, ilmu dasar menjadi pengusaha adalah memiliki kemampuan yang baik untuk menjual produk (produk apa saja) bukan memproduksi produk. Sehingga, jika ingin memulai usaha awali dengan menjadi reseller jika ingin keuntungannya tinggi namun juga memilik risiko yang tinggi pula atau dropshipper jika tidak ingin berisiko tinggi namun keuntungan yang didapat juga kecil.