Pengumuman Nilai Mata Kuliah 19 Agustus 2019; Pendaftaran Mahasiswa Baru 14 Februari - 7 Agustus 2019; Registrasi Mata Kuliah 10 Juni - 28 Agustus 2019; Pendaftaran Ujian Online Mata Kuliah Ulang 10 Juni - 2 September 2019;

Pembayaran Uang Kuliah 10 Juni - 3 September 2019; Registrasi TTM Atas Permintaan Mahasiswa 10 Juni - 4 September 2019; Aktivasi Tutorial Online dan Pengisian Form Kesediaan 1 Agustus - 16 September 2019;

 

 

 

PELATIHAN "BUDIDAYA TANAMAN ORGANIK DALAM ARGO INDUSTRI LINGKUP AGRARIS"

MAHASISWA PRODI AGRIBISNIS & EKONOMI SYARIAH BIDIKMISI DAN CSR UT JEMBER 

 

Selasa, 19 November 2019, Universitas Terbuka (UT) Jember menyelenggarakan Kegiatan Pelatihan yang diikuti oleh 74 (tujuh puluh empat) Mahasiswa UT Jember Pokjar Saqa, yang terdiri dari Program Studi S1 Agribisnis Bidang Minat Pertanian Bidikmisi sebanyak 25 Mahasiswa, Program Studi S1 Agribisnis Bidang Minat Pertanian CSR sebanyak 25 Mahasiswa dan Program Studi Ekonomi Syariah sebanyak 24 Mahasiswa yang dilaksanakan di Desa Watu Panjang, Krucil - Probolinggo.

Kegiatan diawali dengan penyampaian informasi dan evaluasi hasil studi mahasiswa yang disampaikan oleh staff UT Jember, yaitu Bapak Andri Tri Wijaya, S.E. Dalam kegiatan ini, dilakukan pula diskusi dengan mahasiswa tentang pengalaman belajar yang telah dilakukan. Terdapat Mahasiswa yang memiliki IPK tertinggi yaitu Bagus Tri Laksono dengan nilai IPK 4.00 masa registrasi awal 2018.2 Mereka menyampaikan kiat-kiat suksesnya mendapatkan IPK tersebut. Hal tersebut dilakukan untuk memotivasi teman-teman seangkatannya untuk meniru cara sistem belajarnya agar mendapatkan nilai IPK yang lebih baik lagi.

KRUCIL 3KRUCIL 1KRUCIL 2

Kegiatan Pelatihan yang bertemakan “Budidaya Tanaman Organik dalam Argoindustri Lingkup Agraris” ini dibuka oleh Bapak Taufiqurrahman, S.Pd. selaku narasumber sekaligus sebagai sekertaris Kelompok Tani Rejeki 17 Desa Watu Panjang Krucil - Probolinggo. Dalam paparannya beliau memberikan tentang point-point penting yang terdiri:

  1. Pengenalan Lingkungan Budidaya Tanaman Organik
  2. Praktek Pembuatan Pupuk Organik
  3. Pembibitan dan Penanaman Tanaman Organik
  4. Perawatan Tanaman dan Budidaya
  5. Pengelolahan dan Produksi Tanaman Organik
  6. Kewirausahaan (Pengemasan, Pemasaran Produk), dan
  7. Pengelolahan Keuangan.

Paparan yang diberikan sangat bersifat faktual dan inspiratif bagi para mahasiswa. Salah satu paparan yang sangat menarik bagi mahasiswa adalah tentang ketat dan tingginya pengawasan sertifikasi kopi organik dari budidaya kopi secara organik, penyimpanan kopi hingga pengemasan hasil kopi dari badan “BIOCert” Pemerintah Indonesia, hingga Sertifikasi mancanegara yaitu “USDA ORGANIC” (Amerika), “BIOLOGIQUE CANADA” (Kanada), dan “JAS” (Korea). Selain Itu dalam segi ekonomi, Pemasaran Produk Kopi Organik ini masih dalam cakupan nasional masih belum kearah ekspor mancanegara. Hal ini terkendala dengan stok produksi kopi yang belum memenuhi pangsa pasar internasional, seperti salah satu perusahaan di Negara Korea Selatan yang meminta olahan kopi mencapai 19 Ton/Tahun. Padahal Kelompok Tani Rejeki 17 hanya mampu memproduksi 13 Ton/Tahun.

Acara Selanjutnya mahasiswa diarahkan untuk studi langsung pada perkebunan kopi yang lokasinya tidak begitu jauh dengan. Sesampai dilokasi Mahasiswa dipertemukan langsung dengan salah satu pemilik kebun kopi, yaitu Bapak Choirul sekaligus anggota kelompok Tani Rejeki 17. Beliau menceritakan usaha yang dibangunnya sejak awal tahun 2011 hingga saat ini kepada mahasiswa UT Jember. Point penting yang diterima dari Bapak Choirul adalah “Kita harus berikhtiar kepada sang penciptan dan jangan hanya mencari untung semata tanpa membantu melibatkan warga sekitar”, Imbuhnya.

Dengan kegiatan pelatihan ini, diharapkan akan melahirkan mahasiswa-mahasiswa yang akan menjadi wirausaha yang akan mampu berkarya dan berkontribusi pada masyarakat, agama, bangsa dan negara. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan ridho dan kemudahan. (andri)