Pembayaran Uang Kuliah 10 Juni - 3 September 2019; Registrasi TTM Atas Permintaan Mahasiswa 10 Juni - 4 September 2019; Aktivasi Tutorial Online dan Pengisian Form Kesediaan 1 Agustus - 16 September 2019;

Pengumuman Nilai Mata Kuliah 19 Agustus 2019; Pendaftaran Mahasiswa Baru 14 Februari - 7 Agustus 2019; Registrasi Mata Kuliah 10 Juni - 28 Agustus 2019; Pendaftaran Ujian Online Mata Kuliah Ulang 10 Juni - 2 September 2019;

 

 

Kegiatan Pelatihan Kemahasiswaan Beasiswa Masa Registrasi 2019.2

“Penangkaran Penyu dan Bakti Sosial di Pantai Cemara Banyuwangi”

 

Kegiatan pelatihan mahasiswa yang diberikan oleh Univesitas Terbuka Jember merupakan aktifitas yang dilakukan setiap semester yang harus diikuti oleh seluruh mahasiswa khususnya mahasiswa penerima beasiswa baik berupa Beasiswa Bidikmisi,CSR, dan PBC ( Program Banyuwangi Cerdas). Kegiatan yang dilaksanakan pada 21 November 2019 ini diikuti oleh mahasiswa pokjar karangdoro penerima beasiswa yang selama ini bertempat di Pondok Mabadiul Ihsan. Mereka memilih Pelatihan kali ini dengan lokasi yang berbeda dari sebelumnya yaitu Outdoor tepatnya di Pantai Cemara Banyuwangi, sekaligus menggali ilmu baru yang belum mereka dapatkan mereka juga melakukan aktifitas lain seperti games outbound dan Bakti Sosial yang bertujuan untuk Syiar kepada masyarakat tentang adanya Perguruan Tinggi Negeri yang bisa kuliah tanpa harus tatap muka setiap hari. Dengan pelatihan yang diadakan di pantai cemara mereka sebagai mahasiswa sekaligus santri di pondok yang bina oleh Gus Rohmad sebagai Ketua Pokjar Karangdoro mereka dibebaskan untuk refreshing dipantai karena telah usai menyelesaikan perkuliahan pada semester ini.

penyu 3penyu 2penyu 5

Peserta Pelatihan ini terdiri dari mahasiswa bidikmisi program studi S1-Sastra Inggris semester 7 yaitu 24 orang, S1-Ilmu Hukum semester 5 terdiri dari 27 orang, mahasiswa prodi S1-Manajemen yaitu 16 orang, dan prodi S1- Ekonomi Pembangunan terdiri dari 25 orang. Kegiatan Pelatihan yang dimulai pada pukul 09.00 ini dibuka oleh Gus Rohmad dengan harapan agar seluruh mahasiswa/i dapat mengikuti acara hingga selesai dan selalu semangat. Manager UT Jember juga hadir ditengah kegiatan yaitu Ibu Efita yang juga memberikan motivasi sekaligus mengevaluasi hasil belajar mahasiswa/i yang telah berjalan agar dapat ditingkatkan lagi semester depan khususnya mahasiswa yang IPK nya belum memenuhi standart. Ibu Efita berpesan supaya lebih mengkonsep cara belajarnya dan selalu berdoa kepada Allah untuk meminta kelancaran dalam belajar.

Penangkaran Penyu dan Bakti Sosial yang dipilih tema kali ini oleh mahasiswa sebagai giatnya dipandu oleh pemateri Bapak Muhi selaku Ketua Pengelola Pantai Cemara. Mahasiswa/i mendalami pengetahuan tentang Penyu yang belum pernah didapat di materi kuliah agar tahu lebih dalam bagaimana proses penangkaran penyu itu dilakukan. Bapak Muhi yang bermula sebagai seorang Nelayan yang dengan semangat mengisi kegiatan ini membuat sebuah kalimat yaitu Perikanan Maju, Tangkap Lestari, Tangan Beragam, Masyarakat Sejahtera, NKRI Harga Mati, Pesona Indonesia, Pesona Banyuwangi, Siapa Kita Indonesia (sembari tangan dikepalkan). Dengan kalimat penyemangat seperti itu yang bertujuan untuk menyadarkan masyarakat sekitar untuk tetap melestarikan penyu-penyu dan tidak dijual secara pribadi. Bapak nelayan ini memiliki kesadaran yang tinggi terhadap kelestarian hewan dilaut beliau merubah mindset sendiri yang berawal dari hanya seorang nelayan menjadi seorang konservasi penyu dengan penemuan penyu yang bertelur di bibir pantai itu. Karena tidak semua orang yang dapat melakukan seperti bapak Muhi ini, beliau mulai menyadarkan dan menerapkan pada masyarakat sekitar pantai untuk bisa melestarikan Bersama-sama penyu yang mendarat di bibir pantai cemara agar tidak ada lagi tangan orang yang tidak bertanggung jawab sehingga menjual telur-telur penyu sebagai penghasilan pribadi mereka. Karena memang telur penyu memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi bagi orang yang membutuhkan.

penyu 6penyu 4penyu 1

 

Hingga saat ini telah banyak penyu yang hidup lepas dialam bebas ketika telur sudah netas. Beliau juga menjelaskan proses penyu mulai dari awal bertelur hingga menetas dan dilepas ke laut lepas tempat penyu hidup. Selain penyu yang di lestarikan oleh Bapak Muhi, beliau juga merawat pohon cemara yang ada dipantai seluas kurang lebih 8.2 hektar ini. Sehingga dinamakan pula Pantai cemara karena banyaknya pohon yang hidup dipantai ini, ada sekitar 20.000 pohon yang hidup saat ini. Penutup dari bapak ketua pengelola pantai cemara ini adalah agar menumbuhkan kesadaran diri mahasiswa/I khususnya terhadap sesama makhluk hidup yang diciptakan yang maha kuasa, untuk sama-sama merawat, menyayangi dan melestarikan.

Di sesi setelah pemberian materi mengenai penyu dan pantai cemara bapak Muhi juga mengenalkan penyu-penyu yang di lestarikan sebagai edukasi pelajar yang dating ke lokasi. Mahasiswa/I dapat melihat langsung penyu yang mulai awal netas sekitar umur 3 hari, 1 bulan, 3 bulan sampai 1 tahun. Mereka juga dapat memegang penyu dan berfoto Bersama penyu-penyu. Diakhir acara mahasiswa melakukan lomba di pantai seperti memungut sampah terbanyak dan pemberian tas ramah lingkungan berlogo UT kepada pengunjung pantai cemara sembari syiar mengenai pengurangan sampah plastik dan tentunya mengenai keberadaan UT di pokjar karangdoro. Dengan harapan mahasiswa semua untuk tidak ragu kuliah di perguruan tinggi negeri yang bisa sambil kerja yaitu Universitas Terbuka Jember. (tutus, efita, yusuf)