BERITA

Liputan kegiatan Universitas Terbuka Jember

Mengapa Pegawai UT Jember Mendadak Bahagia di Pandaan? Sebuah Manifesto Menolak Tua dan Kurang Piknik

WhatsApp Image 2026 05 09 at 18.14.44

 

Pandaan. Menjadi bagian dari institusi pendidikan terbuka dan jarak jauh seperti Universitas Terbuka (UT) Jember adalah sebuah kemuliaan yang menuntut stamina tingkat dewa. Menghadapi dinamika pelayanan berlapis digital dan melayani ribuan mahasiswa dari berbagai latar belakang jelas berpotensi membuat dahi berkerut lebih cepat dari waktunya. Sadar bahwa aset paling berharga dari sebuah instansi adalah kewarasan dan kebahagiaan para pegawainya, UT Jember memutuskan untuk log out sejenak dari rutinitas kantor. Pada 9–10 Mei 2026 kemarin, seluruh jajaran melepas penat menuju sejuknya K Gallery Hotel, Pandaan, untuk menggelar agenda tahunan Capacity Building bertajuk "Level UP Together: Grow, Adapt, Impact."

Alih-alih langsung diajak berlari mengejar target institusi, hari pertama justru dibuka dengan sesi "reparasi" jiwa dan pikiran. UT Jember mendatangkan Mr. Erdy Max, seorang motivator, pakar Neuro-Linguistic Programming (NLP), sekaligus hypnotherapist terkemuka di Indonesia. Sebagai Founder Hypnoheart Indonesia, ia mengajak para pegawai menyelami isi kepala mereka sendiri, mengurai benang kusut kejenuhan kerja, dan menyuntikkan energi positif agar kembali optimal dalam pelayanan. Menurutnya, untuk bisa memberikan pelayanan yang prima, kondisi internal sang pelayan harus sehat terlebih dahulu. Prinsip ini dipertegas oleh Mr. Erdy Max melalui sebuah pesan mendalam, "Kita harus sehat dan bahagia untuk menebar cinta yang lebih bermakna." Sebuah tamparan lembut bahwa kita tidak akan pernah bisa membagikan air jika gelas kita sendiri kosong.

WhatsApp Image 2026 05 09 at 18.13.02

Suasana pelatihan yang awalnya reflektif berubah menjadi penuh senyuman ketika Direktur UT Jember memberikan pandangannya. Alih-alih menyampaikan pidato birokrasi yang kaku dan formalitas belaka, beliau justru melontarkan kalimat pamungkas yang sangat memanusiakan manusia. "Di sini kita tidak hanya belajar, tapi juga harus bahagia, karena bahagia adalah kunci untuk membuat semua terasa lebih muda," ujarnya, yang langsung disambut anggukan setuju dari para pegawai. Pesan ini seolah menjadi legitimasi resmi dari pimpinan bahwa di UT Jember, bahagia adalah skincare alami terbaik dan bekerja dengan tekanan batin adalah hal yang dilarang.

Gelombang energi positif itu kemudian dibawa mengalir ke dalam acara dinner bersama saat malam hari. Di bawah langit Pandaan, sekat-sekat jabatan seketika runtuh. Tidak ada jarak antara atasan dan bawahan; yang ada hanyalah obrolan santai, tawa renyah, dan kebersamaan yang berkesan di meja makan. Keakraban yang terbangun lewat kuah sup hangat malam itu bertransformasi menjadi modal berharga saat keesokan harinya mereka diuji dalam sesi outbond. Di lapangan terbuka, kerja sama tim, kecepatan adaptasi, dan ego masing-masing dipertaruhkan lewat berbagai permainan kelompok. Jatuh bangun menyelesaikan tantangan justru menjadi bumbu yang merekatkan bonding antar-pegawai secara instan.

WhatsApp Image 2026 05 09 at 21.32.03

Dua hari yang singkat di Pandaan akhirnya ditutup bukan dengan rasa lelah, melainkan dengan wajah-wajah yang lebih segar dan hati yang lapang. UT Jember berhasil membuktikan bahwa capacity building bukan sekadar formalitas serapan anggaran, melainkan sebuah ritual penting untuk merawat kemanusiaan di dalam lingkaran kerja. Kini, dengan jiwa dan raga yang telah disehatkan, mereka siap kembali ke meja kerja demi melayani mahasiswa dengan standar yang lebih tinggi, wajah yang lebih ramah, dan tentu saja, dengan hati yang jauh lebih bahagia. Sebab, institusi yang digerakkan oleh orang-orang yang bahagia adalah institusi yang laju inovasinya tidak akan pernah bisa dihentikan.