Probolinggo (05/12) – Dalam upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang pemasaran digital dan e-commerce, sebuah pelatihan bertajuk “Integrasi Digital Marketing dan E-commerce untuk Kesuksesan Bisnis” telah sukses diselenggarakan pada 5 Desember 2024 di Bermi Eco Park, Kabupaten Probolinggo. Acara ini dihadiri oleh 71 mahasiswa beasiswa dari berbagai jurusan diantaranya Akuntansi Keuangan Publik, Ekonomi Syariah, dan Administrasi Bisnis yang sama-sama memiliki ketertarikan tinggi untuk mengembangkan keterampilan dalam dunia digital.
Tujuan kegiatan pelatihan ini tentu saja ingin meningkatkan kompetensi mahasiswa UT terutama mahasiswa beasiswa sehingga mampu bersaing di dunia wirausaha digital saat mereka telah selesai di masa perkuliahannya. Mahasiswa akan diberikan beragam tips dan upaya dalam mencapai keberhasilan tersebut.
Pelatihan ini menghadirkan dr. Beny, seorang konten kreator ternama di wilayah Kabupaten Probolinggo yang juga merupakan pemilik usaha sukses di platform TikTok. Dalam sesi pelatihannya, dr. Beny berbagi pengalaman dan strategi pemasaran yang telah diterapkan dalam bisnisnya sehingga mampu menarik perhatian jutaan pengguna TikTok.
“Di era digital seperti sekarang, pemanfaatan media sosial sebagai alat pemasaran adalah hal yang sangat penting. Dengan strategi yang tepat, kita bisa menjangkau audiens yang lebih luas dan meningkatkan penjualan secara signifikan,” ujar dr. Beny dalam sesi pemaparannya.
Para peserta mendapatkan wawasan mendalam tentang berbagai aspek digital marketing, mulai dari pembuatan konten yang menarik, teknik optimasi algoritma TikTok, hingga strategi pemasaran berbasis tren. Selain itu, mereka juga diberikan kesempatan untuk langsung mempraktikkan materi yang telah disampaikan melalui sesi workshop interaktif.
Salah satu peserta, Indah, mengungkapkan antusiasmenya terhadap pelatihan ini. “Saya sangat terinspirasi dengan materi yang disampaikan. Saya jadi lebih memahami bagaimana cara membangun personal branding dan strategi pemasaran produk di media sosial, terutama di TikTok,” ujarnya.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih siap menghadapi tantangan di dunia digital serta mampu memanfaatkan media sosial sebagai peluang bisnis yang menjanjikan. Ke depannya, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilakukan guna membekali generasi muda dengan keterampilan yang relevan di era industri digital saat ini. (Dio)